Kapolsek Patumbak didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yusuf Sidabutar memberikan keterangan kasus begal, Selasa (14/1/2025). (Foto: Istimewa)
ARN24.NEWS – Dua begal yang kerap beraksi menggunakan senjata tajam (sajam) di wilayah hukum Polsek Patumbak berhasil diringkus.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir didampingi Kanit Reskrim, Iptu Yusuf Sidabutar, Selasa (14/1/2025) menyebutkan, kedua tersangka S dan F, warga Jalan Delitua, Kabupaten Deli Serdang bersama komplotannya sudah 7 kali beraksi di wilayah hukum Polsek Patumbak.
"Para pelaku ini kita amankan berdasarkan 7 LP dan beraksi di 7 lokasi berbeda di wilayah hukum Polsek Patumbak. Ini merupakan hasil pengungkapan selama Agustus sampai September 2024," jelas Faidir.
Kata dia, pihaknya masih memburu pelaku lain yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni T dan H. Setiap beraksi, kawanan begal ini kerap mengancam korbannya menggunakan sajam.
"Setiap beraksi para pelaku berhasil menggasak sepeda motor korbannya. Uang hasil pencurian sepeda motor digunakan para pelaku untuk berfoya-foya dan main judi online," sebutnya.
Dari para pelaku yang umumnya baru tamat SMA ini petugas berhasil menyita barang bukti di antaranya, 3 bilah parang panjang yang digunakan untuk mengancam para korban dan 1 unit sepeda motor untuk beraksi.
"Masih ada beberapa DPO yang sedang kita buru. Kami imbau kepada pihak keluarga agar menyerahkan para pelaku," ujarnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (sh)